Home / Jenis Kapal / Kapal Selam / Mesin Kapal Selam Rusia dengan Teknologi yang Mengerikan

Mesin Kapal Selam Rusia dengan Teknologi yang Mengerikan

Kapal selam produksi negara Rusia memang sudah diakui oleh dunia. Bahkan sekarang kapal selam yang dibuat sudah dibuat dengan tambahan teknologi yang sangat canggih. Mungkin Anda mengira jika kapal perang hanya yang ada di atas permukaan laut saja yang penting, padahal sesungguhnya peranan kapal selam dalam perang pun sangat dominan. Salah satu teknologi yang dikembangkan oleh negara Rusia terkait pembuatan kapal selam mereka adalah pembangkit listrik dengan bahan bakar hidrogen. Dengan begitu kapal selam terbaru sudah tidak lagi memakai sumber energi nuklir seperti sebelumnya. Mari baca selengkapnya.

 

Kapal Selam Rusia Berbahan Bakar Hidrogen

Ada banyak keuntungan dari kapal selam yang menggunakan bahan bakar baru ini, dan yang paling merasakan keuntungan tersebut adalah negara-negara yang memang aktif menggunakan kapal selam produksi negara Rusia, salah satunya adalah negara Iran.

 

Kelebihan Bahan Bakar Hidrogen

Dibandingkan dengan kapal selam yang menggunakan sumber energi nuklir, tentu ada perbedaan. Di mana kapal selam pun jadi bisa bertahan dengan jangka waktu lebih lama dalam laut. Selain itu jarak tempuh dari kapal selam pun ikut bertambah. Negara Rusia juga sudah mulai membuat kapal selam khusus, yang memanfaatkan teknologi terbaru mereka ini.

 

B-90 Sarov

Nama kapal selam terbaru buatan Rusia yang menggunakan bahan bakar hidrogen adalah B-90 Sarov. Di mana kapal selam ini sudah menggunakan bahan bakar teknologi pembangkit listrik hidrogen, dan akan mirip dengan 2 jenis kapal selam, yakni kapal selam U-214 dan U-212 dari negara Jerman. Teknologi tersebut memang memberikan banyak keuntungan. Di mana beberapa dari kapal selam yang lama, buatan negara Rusia dengan tenaga listrik diesel itu memakai baterai dalam memasok listrik, dan apabila baterai tersebut energinya sudah habis maka wajib dicharge atau diisi ulang lagi, sehingga kapal selam pun harus naik lagi menuju permukaan laut, kemudian mesin diesel akan mulai untuk mengisi ulang daya baterai. Nah, dapat diketahui bahwa proses ini rentan pada ancaman serangan dari musuh, pada saat perang. Tetapi dengan memakai mesin berbahan bakar hidrogen, maka motor listrik akan disuplai dari proses sel bahan bakar hidrogen, sehingga kapal selam tak perlu lagi naik ke permukaan laut untuk mengisi baterai. Proses tersebut sudah tidak perlu dilakukan lagi.

 

Mesin Kapal Selam Air Independent Propulsion

Ya, itulah nama dari mesin kapal selam buatan Rusia yang terbaru. Dengan menggunakan mesin ini, maka kecepatan dari kapal selam saat menyelam pun akan ikut meningkat. Tak hanya lebih cepat, bahkan kapal selam juga dapat melaju dengan lebih tenang atau silent, serta dapat dipastikan jika kapal selam jadi dapat bersaing dengan kapal selam buatan negara Jerman. Di mana beberapa kapal selam produksi Jerman itu dimiliki oleh negara Israel. Sel bahan bakar yakni perangkat konversi elektronika yang akan mengkombinasikan oksigen dan hidrogen dalam proses untuk menghasilkan listrik, panas, dan air.

Prinsip kerja tersebut telah digunakan pada beberapa teknologi ruang angkasa dan juga otomotif di dunia. Berdasarkan pendapat Dr Edward C. Whitman, yang merupakan seorang editor dari majalah bernama Undersea Warfare Magazine, beliau melihat jika pemakaian sel bahan bakar semakin meningkat kemampuannya sebanyak 2 sampai dengan 3 x lipat untuk beberapa tahun ke depan ini. Sekian artikel tentang mesin kapal selam Rusia dengan teknologi yang mengerikan, semoga bermanfaat.

Check Also

Kapal Tempur Indonesia, Model-model Kapal Perang Masa Kini

Kapal perang Indonesia. Indonesia adalah negeri dengan wilayah perairan yang paling banyak, dan terpisah dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *